BeritaDaerah

Safari Ramadhan NMI Korwil Jatim Terakhir di Malang Terasa Lebih Bermakna

Bagikan Ke

Malang, halonotariat.id – Safari Ramadhan Notaris Muslim Indonesia (NMI) Korwil Jatim telah menapaki jelajahnya yang terakhir di bulan puasa 1445 Hijriah dengan berbagi bersama anak Yatim dan Kaum Duafa di Pendopo Kabupaten Malang (4/4/2024)

Pembina NMI Korwil Jatim, Dr. Isy Karimah Syakir, SH.,MKn., MH mengatakan,” ini yang terakhir, awalnya di Jember, Surabaya, Madiun dan terakhir di Malang”,ungkapnya.

Pembina NMI Korwil Jatim, Dr. Isy Karimah Syakir memberikan sambutan

Dirinyapun merasa bersyukur, terlebih saat ini NMI Korwil Jatim juga sudah mendirikan rumah tahfidz di Sambi kerep Surabaya, yang rencananya di tahun ini 2024 selesai pembangunannya.

“Alhamdulillah rumah tahfidz tahun ini bisa selesai dan difungsikan, semoga menjadi amal ibadah teman-teman NMI Korwil Jatim,” ucapnya.

Selain itu, Dr.Isy juga mendoakan agar semua anggota NMI selalu sehat, selalu istiqomah dan selalu mendapatkan rahmat-Nya serta saat kembali kedalam Jannah-Nya (Surga Allah- red).

Pj Sekda Kab. Malang, Nurman Ramdansyah membacakan sambutan Bupati

Dalam kesempatan itu, Pejabat Sekretaris Daerah Kab. Malang, Nurman Ramdansyah mewakili Bupati Kab. Malang, menyampaikan sambutannya bahwa kegiatan ini kurang lebih memberi gambaran bulan suci ramadhan senantiasa menghadirkan berbagai keistimewaan dan keindahan.Salah satunya terus menjalin talisilaturahmi, bagi keluarga, kerabat maupun sesama umat islam.

Dimana lanjutnya saat ini bersama NMI Korwil Jatim diwujudkan melalui buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim serta pembagian sembako bagi kaum duafa yang diselenggarakan di pendopo kabupaten Malang.

“Ramadhan akan terasa lebih bermakna dengan meningkatkan ibadah dan saling berbagi bersama saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Secara simbolis Pj sekda kab. Malang, bersama Pembina dan ketua NMI Korwil Jatim serta pengurus dan anggota Pengda Malang INI dan IPPAT membagikan bingkisan santunan anak Yatim dan sembako kepada Kaum duafa, yang diakhiri dengan kultum dari ust. Faris Khoirul Anam, LC., sambil menanti adzan Magrib berkumandang hingga melaksanakan buka puasa bersama. (Den/red)

Redaksi
the authorRedaksi
error: Dilarang Copas !!