BeritaDaerah

Semangat 3K Dalam Pengukuhan Pengurus IPPAT Kab. Malang, Dihadiri Wakil Bupati dan Ditambahkan Eksekusi Oleh BPN

Para Pengurus yang dilantik bersama undangan dari instansi terkait

Bagikan Ke

Malang, halonotariat.id – Agenda Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus baru periode 2021-2024 Pengda Kab. Malang IPPAT dilaksanakan di hotel Santika Malang pada Selasa, 5 Juni 2022, yang sekaligus dilaksanakan rapat kerja daerah (rakerda) para Pengurus Baru itu.

Arini Jauharoh, SH., MKn., yang tepilih kembali sebagai Ketua pengda Kab. Malang IPPAT diperiode keduanya ini, memimpin Prosesi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus barunya, dan di saksikan oleh Wakil Bupati Kab. Malang, Kakantah BPN Kab. Malang, KPP Pratama, Bapenda dan Ketua Pengwil Jatim IPPAT, Dr. Isy Karimah Syakir, SH., MKn., MH., Beserta Jajar lain dari Pemerintah Daerah.

Prosesi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Baru

Dalam sambutannya, Arini menyampaikan bahwa Kepengurusannya kali ini, di Periode keduanya, disebut sebagai Kabinet Berkarya. “Kenapa disebut Kabinet berkarya?, karena dimasa pandemi kemarin kita beristirahat dan periode kali ini kita harus berkarya,” jelas Arini.

Lebih lanjut, diperkenalkannya slogan baru untuk kepengurusannya kali ini. Yaitu, “Kolaborasi, Komunikasi dan Kreasi”.

Slogan itu menurutnya sangatlah penting dan ada makna dibalik itu semua. Baik secara eksternal maupun internal, yang nantinya program-program kerja pengurus akan berguna bagi anggota, instansi terkait maupun masyarakat. Salah satu di antaranya mengenai Pengayoman, Keilmuan, pengabdian masyarakat dan lain sebagainya.

Ketua pengda IPPAT Kab. Malang dalam memimpin Rakerda

Untuk itulah Arini berharap agar pelaksanaan kegiatan-kegiatan berjalan lancar, bisa besinergi dengan instansi terkait, yang tentunya diperlukan dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) berupa insentif. Dimana seperti dicontohkannya didaerah lain, pengda IPPAT nya mendapatkan insentif dari Pemda setempat.

“Selama ini untuk kegiatan-kegiatan yang kami lakukan, selalu mengandalkan dana iuran anggota,” terang Arini.

Kadang kala, sebagai pengurus IPPAT ditambahkannya, harus mengeluarkan dana pribadi. Padahal lanjutnya, pengurus sendiri sudah meluangkan waktu, tenaga, biaya dan pikiran. Akan tetapi, setidaknya ada sedikit bantuan insentif dari Bupati melalui Bapenda yang bisa di kelola agar pelaksanaan kegiatan-kegiatan sinergitas lebih bermanfaat.

Baca Lainnya:  5.233 Narapidana DKI Jakarta Terima Remisi HUT RI ke-76
Ketua Pengda IPPAT, Wakil Bupati dan BPN Kab. Malang dalam sambutannya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kab. Malang, Didik Gatot Subroto, mengabulkan apa yang menjadi harapan ketua pengda IPPAT Kab. Malang.

“Sebuah kolaborasi apa yang bisa dimungkinkan, bisa diberikan sebagai wujud insentif pemerintah daerah kepada IPPAT Pengda Kab. Malang. Maka Kepala Bapenda Kab. Malang nanti sebagai leading sector kami, Kalau tidak dilaksanakan, lapor saya,” kata Didik Gatot Subroto, disambut gemuruh tepuk tangan yang hadir diruangan.

Dari catatan-catatan penting yang disampaikan wakil bupati Kab. Malang, ada program pemerintah mengenai percepatan PTSL di Kab. Malang, yang harus disambut suka ria oleh PPAT. Karena setelah bersertifikat, maka menjadi ruang rejeki bagi PPAT.

Cinderamata dari pengda untuk instansi terkait

Oleh karena itu Didik Gatot Subroto berharap ada transfer knowledge yang bisa diberikan pada saat produk hukum yang dihasilkan ada pengakuan dan ada kemudahan dalam rangka percepatan peningkatan hak menuju BPN.

Sebelumnya, Kepala BPN Kab. Malang, Laode Asrafil, SH, MH, sempat mengkritisi semangat 3K (Kolaborasi, Komunikasi dan Kreasi) yang disampaikan ketua IPPAT KAb. Malang. Dirasanya, masih ada yang kurang dan harus di tambah “Eksekusi”. Karena menurutnya rangkaian 3K itu haruslah di Eksekusi, sehingga mempunyai makna yang lebih luas. (Den/Red)

Bagikan Ke

error: Dilarang Copas !!