Berita

Evaluasi dan Perkembangan Serta Komitmen Germas Dinkes Jatim

Bagikan Ke

Jawa Timur, halonotariat.id – Dalam agenda Rakor Gemas Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, Rabu (20/3/2024) di Bappeda, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) menyampaikan evaluasi dan perkembangan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Provinsi Jawa Timur.

Evaluasi tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Jatim, Malik Afif, saat hadir mewakili Wakil Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Germas Provinsi Jawa Timur.

“Pada dasarnya, semua program Germas sudah dilaksanakan sesuai dengan indikator-indikator yang ada. Cuma memang kita masih punya pekerjaan dan tantangan, supaya Germas ini bisa benar-benar dilaksanakan oleh masyarakat secara utuh,” tutur Malik, ditemui di sela-sela rapat.

Lebih lanjut, Malik menerangkan, supaya Germas ini dilaksanakan secara utuh dan menyeluruh di masyarakat, maka dalam Rakor Germas ini juga dibahas inisiasi pembentukan desa dan kelurahan Germas. Dengan demikian desa atau kelurahan Germas itulah yang akan melaksanakan implementasi Germas di Provinsi Jawa Timur.

“Kan tadi kita menginisiasi desa dan kelurahan untuk pelaksanaan Germas, tentu pelaksanaannya di Posyandu, sehingga dari desa dan kelurahan turun ke Posyandu. Nah, sekarang Posyandu kita itu sudah terintegrasi layanan primer, yang melayani semua siklus hidup dari bayi, anak, ibu hamil, remaja sampai lansia, itu semua dilayani di Posyandu dan merekalah nanti yang akan melaksanakan program Germas. Apalagi Jumlah Posyandu sekarang tercatat ada 47.134 di Provinsi Jawa Timur,” terangnya.

Terkait fokus pelaksanaan Germas, Malik menyebutkan, sesuai dengan ruh atau konsep Germas dari awal supaya diharapkan bisa dilaksanakan di internal pemerintahan Provinsi Jawa Timur terlebih dahulu. Namun, juga melibatkan semua anggota Pokja Germas di masiing-masing OPD, terutama para ASN di Provinsi Jawa Timur, supaya dapat memberikan contoh kepada masyarakat dengan menerapkan perilaku hidup sehat di masing-masing OPD-nya.

Baca Lainnya:  Menteri ATR/Kepala BPN: PTSL Harus Segera Diselesaikan

“Kedua, fokus kita dalam agenda rapat ini adalah memperbaiki Peraturan Gubernur tentang Germas, sehingga pelaksanaan Germas nanti bisa lebih aktual sesuai dengan perkembangan terkini. Apalagi nanti anggota Pokja Germas juga kita update, mungkin ada beberapa yang belum masuk itu juga akan kita tambahkan dalam Pokja,” sebut Malik.

“Ketiga, kita juga fokus akan mengenalkan inisiasi desa dan kelurahan Germas. Supaya nanti selain Germas diterapkan di masing-masing OPD di Provinsi Jawa Timur, harapan kami masing-masing OPD juga secara berjenjang akan mendorong penerapan Germasnya bisa sampai di level desa dan kelurahan,” sambung Malik.

Malik mengatakan, Dinkes Jatim akan banyak memandu kegiatan Germas yang dikoordinatori oleh Bappeda Jatim. Sehingga ke depan, Ia berharap, melalui Germas ini kesehatan masyarakat bisa dijaga dan penyakit bisa lebih banyak dicegah.

“Dan dalam pencegahan ini tentu kami tidak bisa sendirian, perlu peran dari sektor-sektor lain yang terkait. Ke depan, harapan saya komitmen kita sama ya, semua yang termasuk dalam Pokja Germas ini punya komitmen sama supaya Germas ini diterapkan di wilayah provinsi Jawa Timur sampai ke level masyarakat. Selain komitmen, kami juga berharap semua hal itu bisa terus dikomunikasikan dan dikoordinasikan oleh Pokja-Pokja Germas. Tantangan-tantangan yang ada di masing-masing bidang dan cluster Germas itu bisa terus dikomunikasikan,” ujarnya.

Terutama Malik juga berharap, format maupun pedoman Germas bisa dipedomani dengan baik. Dan laporan – laporan pelaksanaan Germas bisa disampaikan tepat waktu. “Sehingga apa yang kita lakukan bisa didokumentasikan dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, Agenda Rakor Program Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka Forum Germas Provinsi Jawa Timur ini diadakan dengan tujuan untuk mengoordinasikan kegiatan Germas Tahun 2024 dan evaluasi Germas di Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. Kegiatan dibuka oleh Perencana Ahli Madya Bappeda Jatim, Judi Aquarianto mewakili Kepala Bappeda Jatim. (HKIJ/red)

Redaksi
the authorRedaksi
error: Dilarang Copas !!