BeritaHiburan

Line Dance Lansia Sanggar Gardena Hebat, Sehat dan Semangat Ada di Surabaya

Bagikan Ke

Surabaya, halonotariat.idLine Dance Sanggar Gardena tiap hari Senin  mengelar latihan Line dance di Carica home stay Jalan Kertajaya Indah Timur V, Manyar sabrangan, kecamatan Mulyorejo Surabaya.

Pada rabu (19/06/2024), Mantan ketua sanggar Gardena, Ningsih (80 th), yang sudah 16 tahun menjadi ketua ULD Line Dance Gardena Surabaya menyampaikan bahwa Sanggar Gardena yang berdiri sejak tahun 2005.

“Anggotanya dulu sekitar 100 orang yang menjadi member atau anggota aktif pada saat sebelum covid 2019 dan setelah selesai covid 19, anggotanya banyak yang keluar. Dimana anggotanya ada yang  sudah usia lanjut, yang sampai sekarang Sanggar Gardena ini masih berjalan dan masih semangat,” ucapnya.

Dengan adanya regenerasi pergantian ketua Sanggar Gardena baru, tiap hari senen pukul 10.00 s/d 12.00 WIB, diadakan latihan Line dance di ruang cafe Grindulu Carica Home stay Surabaya, dengan instruktur berpengalaman.

Tini Simpati (56th) selaku ketua baru  mengatakan,” Mulai dari berdirinya sanggar Gardena instrukturnya pak Sai, yang tetap setia melatih ibu-ibu dan bapak-bapak yang ikut Line dance. Dengan setia, sabar dan disiplin serta penuh canda tawa, pak Sai melatihnya,” ungkap ibu yang telah menjabat kurang lebih 2 tahun ini.

Tari berderet dan berkumpul disertai gerakan kaki atau sekarang disebut Line dance, lanjutnya, bertujuan untuk mencegah Alzaimer (penurunan daya ingat) bagi usia lanjut. Dan juga menambah stamina, biar sehat, happy, banyak teman banyak rejeki, mencari kesibukan dan melatih otak untuk mengingat gerakan kaki supaya tidak pikun.

“Anggota Line dance kebanyakan Lansia yang sudah umur 81th masih aktif dan ada diatas 55th tetap sehat dan penuh semangat berlatih di sanggar Gardena,” ungkap Tini.

Baca Lainnya:  Reformasi Layanan Kementerian ATR/BPN Melalui Digitalisasi dan Peran Serta Masyarakat

Digelarnya Line dance diruangan cafe Grindulu dengan judul lagu FLY Me To The Moon 2022 ini dipimpin instruktur pak Sai. Semua member belajar hanya 10 menit saja, sudah bisa menguasai gerakan kaki dan variasi gerakan tubuh. “Meskipun usia mereka tua, tapi masih tetap mempunyai semangat muda,” cetus Sai. (Djoko JW)

Bagikan Ke

Redaksi
the authorRedaksi
error: Dilarang Copas !!