BeritaDaerahWilayah

Kunjungan Daerah (KuDa) Mojokerto Pengwil Jatim INI, Menjadi Garda Terdepan Dalam Memberikan Pembinaan

Bagikan Ke

Mojokerto, halonotariat.id – Untuk pertamakalinya di tahun 2023, Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur (Jatim) menggelar kembali kegiatan Kunjungan Daerah (KuDa) bersama Pengurus Daerah (Pengda) Mojokerto Ikatan Notaris Indonesia (INI), yang dilaksanakan di Ayola Sunrise Hotel Mojokerto pada Kamis (22/6/2023).

Acara yang dikemas dalam bentuk seminar ini menggandeng Pemateri dari Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Majelis Kehormatan Wilayah Notaris Jatim dan Pengwil Jatim INI dengan Moderator dan pelaksana dari Pengda Mojokerto, yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta.

Panitia KuDa Mojokerto dan Pengwil Jatim INI

“Seminar ini terselenggara karena kepedulian yang besar dari organisasi kepada anggota. Kepedulian yang masih menunjukkan bahwa organisasi menjadi garda terdepan dalam memberikan pembinaan dalam jabatan yang kita emban saat ini. Tidak mudah menjadi dan mengemban jabatan notaris saat ini, terutama dalam hal menegakkan kode etik dan untuk menjadi notaris yang berintegritas pada saat yang sama kesejahteraan juga  menjadi kebutuhan yang manusiawi bagi kita.Untuk mendapatkan keduanya, semua anggota wajib mengikuti segela arahan dari organisasi yang akan dijawab melalui seminar ini”, ungkap Ketua Panpel, Achmad Rezza Baidhowi SH., MKn., dalam laporannya.

Pemateri Sesi Pertama Dr. Subianta Mandala dan Mahmud Fauzi

Adapun Pemateri di sesi pertama yang di moderatori Adhi Nugroho, SH, MKn., Membahas Pembinaan Notaris Dalam Menjalankan Jabatan yang disampaikan oleh Dr. Subianta Mandala, SH., LLM., (Kadiv Pelayanan Kumham Kanwil Jatim). Dilanjut Kode Etik dan UU Jabatan Notaris oleh Mahmud Fauzi, SH.

Di Sesi ke-2 yang di moderatori Dwi Rossulliati, SH, Membahas  Pembuatan Akta Notaris Secara Proposional Yang Memberi Perlindungan Hukum Bagi Notaris Yang Membuatnya disampaikan oleh Wahyudi Suyanto, SH., MHum., Sedangkan mengenai Penegakan Kode Etik Untuk mencapai Notaris yang berintegritas, Bahagia dan Sejahtera disampaikan oleh Ketua Pengwil Jatim INI, Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH.

Baca Lainnya:  Perhitungan dan Penetapan Besaran Tarif Pajak Jual Beli Tanah Dirasakan Tidak Adil
Pemateri Sesi Kedua Wahyudi Suyanto dan Siti Anggraeni Hapsari

Dalam sambutannya, Ketua Pengda Mojokerto INI, Gema Bismantaka, SH., MKn., mengatakan, kebetulan  Mojokerto ini dalam sorotan karena banyaknya pelanggaran oleh Notaris yang mengakibatkan adanya panggilan-panggilan dari aparat yang berwenang.

“Kami  tidak menyangkal karena memang faktanya di Mojokerto seperti itu. Kami dari pengurus juga berusaha selalu terbuka kepada rekan-rekan, kalau ada yang lupa atau ada yang membahayakan, silahkan berhubungan dengan kami dari pengda maupun Majelis Kehormatan juga ada dewan pakarnya banyak sekali”, Terang Gema.

Penyerahan Cinderamata Pengwil Jatim kepada ketua Pengda Mojokerto INI (tengah)

Dari pantauannya, kegiatan ini hampir dihadiri oleh 50% Peserta dari ALB, oleh karena itu dirinya berharapan hal ini bisa jadi bekal buat semua, sebelum menjadi notaris. Karena jadi notaris itu bukan untuk kaya. Mau kaya itu banyak caranya, Notaris hanya sarana, cuma sulit. Tapi kalau mau kaya, menurutnya jadilah pengusaha saja.

Lebih lanjut dijelaskannya, menjadi notaris itu yang dijaga adalah integritasnya. ”ketika integritas kita sudah berjalan dengan baik,  insyaAllah kesejahteraan akan mengikuti. Tapi kalau kita kejar kesejahteraan itu di depan, tak jamin pasti banyak yang bermasalah. Sudah terbukti di wilayah kami, karena sering sekali, sari bidang pengayoman untuk mendampingi anggota di setiap panggilan,”ungkapnya sebagaimana tema yang diusung KuDa kali ini, Notaris: Kesejahteraan atau Integritas?!?.

Saat Sambutan Ketua Pengwil Jatim INI didampingi Sekertaris dan 2 Kabid

Sementara Ketua Pengwil Jatim INI, Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH., dalam sambutannya didampingi oleh Sekertaris, Gatot Tri Waluyo, SH., Kabid Pengayoman dan Perlindungan Anggota, Justiana, SH., dan Kabid Hubungan Antar Daerah, Hardi Wigiatono, S.H., M.Hum, menyampaikan Semangat yang selalu membara dan selalu optimis di dalam organisasi. Dimana Kuda ini merupakan program pengwil Jawa Timur bersama-sama dengan 3 bidang, yaitu bidang PPA, Bidang HAD dan Bidang Pembinaan Anggota.

Baca Lainnya:  Ketua Pengwil IPPAT Jateng Mendatang, Setelah Menang Jangan Sampai Tak Berkegiatan Dan Harus Memberikan Manfaat Buat Anggotanya

“Jadi tiga-tiganya harus bersinergi bersama-sama untuk membina anggotanya. Memang jangan pernah lelah untuk selalu optimis mematuhi UUJN dan kode etik. Walaupun sangat-sangat sulit, terutama untuk menegakkan kode etik pada saat ini yang tergerus oleh arus teknologi, oleh arus informatika, internet, medsos ini memang sesuatu yang sangat sulit namun demikian kita jangan lelah,” ujar Henny biasa disapa.

Dirinya berpesan, tantangan menghadapi klien itu besar untuk lebih berhati-hati. Kalau merasa tidak mampu, harus bertanya kepada seniornya. Tidak semata-mata mengejar kesejahteraan, tidak semata-mata mengejar kebahagiaan, tidak semata-mata mengejar duniawi, tetapi Notaris harus berintegritas.

Pengda Mojokerto, Pengwil Jatim INI dan pemateri berserta para peserta Kunjungan Daerah

“Integritas itu sebenarnya sudah diatur dalam pasal 16 ayat a UUJN, yang merupakan satu kesatuan dengan sikap kita yang harus amanah, jujur, mandiri, hati-hati dan teliti yang harus diterapkan. Yang tidak hanya berucap tetapi juga perbuatan,” terangnya.

Mengakhiri sambutannya, Henny berharap, tujuan dan kegiatan KuDa ini tercapai untuk Notaris di Jatim terhindar dari berbagai masalah. Setidak-tidaknya memperkecil resiko munculnya masalah atau laporan dari masyarakat. (Den)

Bagikan Ke

Redaksi
the authorRedaksi
error: Dilarang Copas !!