BeritaWilayah

Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim

Kajian NMI Korwil Jatim bersama Ustadz Salim A. Fillah

Bagikan Ke

Surabaya, halonotariat.id – Pada hari Jumat, 11 Agustus 2023 badha Ashar, NMI Korwil Jatim mengadakan Pengajian rutin di Masjid Assalam Purimas Surabaya dengan tema “Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim” bersama Ustadz Salim A. Fillah.

Istilah muslim dijelaskannya merupakan istilah yang unik disetiap khutbah jum’at. Disebut para khatib berkaitan dengan taqwa. ketika membaca ayat Allah (wahai orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dengan sebenarnya taqwa dan jangan mati kecuali dalam keadaan muslim).

“Jadi ada satu tingkat kepentingan luar biasa jika kelak menghadap Allah, kita diridhoi Allah hanya dalam keadaan Muslim,” ungkapnya.

Muslim disini diartikannya berserah diri kepada Allah, pada aturan-Nya, pada takdir, pada perintah dan larangan-Nya, tuntunan himbauan, nasehat dan ancaman, berserah diri kepada Allah dalam kehidupan di dunia menjadikan kita sebagai orang yang ridho kepada Allah sehingga Allah ridho kepada kita untuk menghadapi hidup setelah mati.

Di Al-Quran ada (fasyhad bianna muslimun) sebagai bentuk ekspresi mempersaksikan dan memperlihatkan diri sebagai muslim. Lantas apa istimewanya? Kita harus menampilkan diri untuk mewujudkannya.

Kemudian, kalau tentang iman itu tidak ada kata kata “saksikan bahwa saya orang beriman, karena menurut ulama keimanan merupakan suatu yang batiniah (membenarkan dengan hati, mengimani Allah dan kitabNya serta rasulNya serta hari akhir serta qadha dan qadhar).

Maka kualitas keimanan itu dari internal, tapi kalau “muslim” itu semua ekspresinya secara dzohir. Seperti syahadat misalnya, melalui ikrar dengan lisan, melalui kalimat yang bisa dipahami dari insan yang mendengar.

Demikian juga pelaksanaan sholat, ibadah puasa, lebih-lebih seperti saat melaksanakan haji. Semua ini adalah ekspresi. Hal tersebut tidak sama dengan iman, tapi itu juga bukan riya, karena menjadi muslim itu pasti tampak dan tidak bisa dirahasiakan.

Baca Lainnya:  Saya dan Anggota Bosan Dengan Kekisruhan, Ayoo Cepat Diselesaikan

Sehingga, menjadi muslim yang mengikuti kebenaran itu ditampakkan dalam rangka bahwa ahli kebenaran juga harus dirasakan kebaikan dan kemaslahatannya untuk sesama (sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain). seperti halnya pohon yang berbuah dan dapat memberi manfaat bagi orang-orang.

Ustadz salim telah menerbitkan buku sekitar tahun 2003-2004-2005-2006, judulnya “saya seorang muslim”. Dalam buku tersebut, Terdapat kesadaran identitas yang kuat sebagai muslim. (yon)

Bagikan Ke

Redaksi
the authorRedaksi
error: Dilarang Copas !!