Gresik, halonotariat.id – Mencapai Titik Tertinggi Dalam Kehidupan menjadi tema program pengajian rutin Keliling Pengwil Jatim INI dan IPPAT, yang kali ini dilaksanakan bersama Pengda Gresik, dengan mengambil lokasi di Masjid Agung Gresik ruang Islamic Center, pada sabtu pagi (31/8/2024), dengan penceramah mantan wakil Bupati Gresik, Dr. H. Mohammad Qosim.
Hadir Notaris dan PPAT dari berbagai daerah di Jawa Timur, serta para petinggi pengurus INI-IPPAT di Jatim. Seperti Ketua Pengwil Jatim INI, Dr. Isy Karimah Syakir, Ketua DKW Notaris Jatim-Dr. Mamiek Djatmiko, Ketua Pengda Gresik INI-Agil Suwarno, Ketua Pengda Gresik IPPAT-Sulikarmiati, MPDN Gresik, Ketua Pengda Surabaya INI-Justiana, Ketua Pengda Lamongan INI-Ister Angelia, ketua Pengda IPPAT Ponorogo dan lainnya.
Dalam sambutannya, Dr. Isy Karimah syakir menyampaikan bahwa pengajian kali ini merupakan kajian keliling ke Pengda-Pengda yang ke-4. Dimana pertama di Sidoarjo, kedua di Mojokerto dan ketiga di Surabaya.
“Ucapan terima kasih kepada pengda Gresik INI dan IPPAT yang sudah bersedia ditempatkan pengajian rutin ini,” ucapnya.
Diakui Dr. Isy, “sesuai dengan tema hari ini, mencapai titik tertinggi dalam kehidupan. Karena kita semua ini tiap harinya mengejar terus (duniawi-red), apalagi kalau akhir bulan, kejar-kejaran. Jadi kita harus ingat bahwa ada yang lebih utama dikerjakan untuk di akhirat nanti,”pesannya.
Dalam tausyiahnya, Dr. H. Mohammad Qosim menjelaskan bahwa Pencapaian tertinggi dalam kehidupan manusia itu adalah kematian dengan khusnul khotimah futuration ketenangan batin. Dan ketenangan batin itu intinya adalah cukup bagimu Allah.
Dengan lantunan sholawat dan pesan-pesan santun penuh isi, terkadang diselingi gelak canda dan tawa penuh makna ini, penyampaian penceramah Mohammad Qosim itu sambil guyon dan sambil solawatan.
“Dalam kesempatan ini mari kita sama-sama melihat hati kita masing-masing. Harusnya on the track dijalan yang benar. Dihati kita itu isinya cukup hanya Allah”, ucapnya.
Dalam kesempatan terakhir paparannya, mantan wakil Bupati yang akrab disapa pak Qosim ini, memberikan waktu tanya jawab kepada jamaah yang hadir dalam pengajian tersebut. Setelahnya ditutup dengan ramah tamah sambil menikmati hidangan yang telah disediakan. (Den/red)