Sidoarjo, halonotariat.id – Dihari Penuh kasih sayang (Valentine’s Day) 14 Februari 2025, Pengurus Daerah (Pengda) Sidoarjo Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dengan agenda utama memilih Ketua Pengda dan Majelis Kehormatan Daerah (MKD) Periode 2024-2027 di kantor Sekretariatan Bersama INI-IPPAT-MPN Pengda Sidoarjo.
Seremonial Acara Pembukaan tersebut diresmikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Jawa Timur (Pengwil Jatim) IPPAT, Dr. Sri Wahyu Jatmikowati, SH., MH., AIIArb., yang disaksikan oleh Jajaran Pengwil Jatim IPPAT, Perwakilan-Perwakilan Bupati Sidoarjo, Kepala BPN Sidoarjo, BPPD, KPP Pratama dan instansi terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Pengwil Jatim IPPAT, Dr. Sri Wahyu Jatmikowati menyampaikan bahwa Acara hari ini tentunya bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi wujud nyata semangat kebersamaan dalam membangun IPPAT yang semakin solid, profesional dan berintegritas.
Dengan tema “Budaya Organisasi Memperkuat Kebersamaan dalam Menghadapi Perubahan di Era Transformasi Digital”, menurutnya sangat relevan dengan kondisi yang hadapi saat ini.
“Digitalisasi pelayanan pertanahan, peraturan-peraturan yang dinamis, menuntut kita untuk bisa beradaptasi dengan cepat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme”, ucapnya.

Di tambahkan Mamik yang biasa disapa itu bahwa di tengah perubahan yang cepat ini, budaya organisasi menjadi fondasi yang menjaga dan mengikat kebersamaan, sekaligus panduan dalam menghadapi perubahan. Untuk itu, harus terus memastikan nilai-nilai kebersamaan, integritas, dan profesionalisme tetap menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selaku PPAT.
Ketua Pengda yang terpilih itu menurut Mamik, memegang peran strategis dalam membangun kompetensi anggota, meningkatkan integritas profesi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Harus memiliki komitmen membawa IPPAT semakin maju, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan memperjuangkan kepentingan anggota dengan penuh tanggung jawab.
“Dalam berdemokrasi perbedaan pilihan adalah biasa, maka siapapun yang terpilih harus kita dukung. Setelah pemilihan selesai, mari bergandeng tangan bersama-sama, mejaga semangat kebersamaan agar IPPAT semakin kuat dalam menghadapi tantangan global,” ucapnya.
Dengan penuh rasa hormat dan penghargaan, Mamik mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Muhammad dan jajaran Pengda Sidoarjo IPPAT dan MKD Ibu Endah Larasati, Bapak Edwin Subarkah dan Bapak Mufriadi Jazuli yang telah menyelesaikan masa jabatannya Periode 2021-2024.
“Semoga segala kontribusi yang telah diberikan menjadi amal kebaikan dan terus memberikan manfaat bagi kita semua,’ ungkapnya.
Sementara Ketua Pengda Sidoarjo IPPAT Periode 2021-2024, Muhammad, SH., MKn., yang sebelumnya menyampaikan bahwa,”3 tahun yang lalu kita berkumpul disini dalam suasana yang berbeda. Tapi dengan acara yang sama, yaitu pemilihan ketua Pengda sidoarjo IPPAT dan alhamdulillah saya yang penuh dengan kekurangan baik kekurangan pengalaman, kekurangan ilmu bapak ibu memerintahkan saya untuk memimpin periode kedua,” ucapnya.
Menurut Muhammad, 3 tahun sebelumnya (Periode pertama) dan 3 tahun kedua (Periode kedua) itu sangat beda.Dimana 3 tahun pertama dirinya beserta anggota dibebani untuk mewujudkan kantor kesekretariatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab bersama.
“Dengan halangan, rintangan, tantangan dan sebagainya, Alhamdulillah dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan yang terakhir paling utama itu kerja ikhlas sudah terwujud itu di periode Pertama ,” jelasnya.
Oleh karena itu dirinya berpesan kepada Ketua Pengda Sidoarjo IPPAT Periode 2024-2027 nantinya, pertama, niatkan dalam hati untuk niat ibadah. Apabila bukan niat ibadah pasti kecewa.
“Kalau cantolan (Pegangan) kita pada Allah, apapun yang kita lakukan berhasil. Karena pegangan dengan manusia, seribu kebaikan kita dihilangkan oleh sebuah kesalahan. Lain dengan Allah, seribu bahkan lebih kesalahan kita dengan satu kebaikan saja sudah beres. Itu bedanya,” terang Muhammad.
Yang kedua, tambahnya, jangan bercerai berai dan berpegang teguhlah kepada Allah. Aapapun nanti yang terjadi, siapapun yang jadi ketua, itu semua sudah ada tulisannya. Dan bapak/Ibu semua adalah sebagai ikhtiarnya,” kata Muhammad mengakhiri sambutannya.
Saat Pelaksanaan Konferda yang dipimpin oleh Presidium, semua tahapan berjalan lancar. Mulai pelaksanaan skorsing karena belum tercapainya korum kehadiran anggota yang diisi paparan materi upgrading seputar organisasi dan pelaksanaan jabatan PPAT oleh MKW dan Pengwil Jatim IPPAT, LPJ ketua Pengda dan MKD Periode 2021-2024 hingga Dimisioner, pengesahan 3 calon ketua Pengda dan 4 Calon MKD, penyampaian visi dan misi, Pemilihan dan penghitungan suara anggota sampai penetapan Ketua Pengda dan MKD Sidoarjo IPPAT terpilih.
Dari 3 calon ketua Pengda yang disahkan, yakni Ida Arwike Frans, SH., MKn yang memperoleh 28 suara, Yanuar Iskandar, SH., MKn dengan perolehan 31 suara dan Mufriadi Jazuli dengan perolehan paling tinggi yakni 39 suara. Dengan demikian Mufriadi Jazuli, SH., terpilih menjadi Ketua Pengda Sidoarjo IPPAT Periode 2024-2027 dengan perolehan terbanyak sebagaimana telah ditetapkan pada saat sidang pleno pengesahan tata tertib Konferda Sidoarjo.

Begitu pula dengan 4 calon MKD yang ditetapkan hanya 3 MKD yakni Hilda Rachmawati, SH dengan perolehan 33 suara, Choiriyah, SH dengan 29 suara dan Sri Utami, SH., dengan 18 suara. Sedangkan Sutan Rahman Saleh, SH., hanya memperoleh 15 suara yang terpaksa harus mengakui keunggulan perolehan dukungan suara rekan lainnya. (den/red)